Apa Itu API? Ketahui Manfaat dan Cara Kerjanya!

3 min read

apa itu api

Beberapa dari kita pasti pernah mendengar soal API.

Namun, sudah paham tentang apa itu API?

Singkatnya, API adalah sebuah sistem yang mampu menghubungkan satu aplikasi dengan aplikasi lain, baik pada platform yang sama maupun lintas platform.

Performa inilah yang membuat semua programmer tertarik mempelajarinya.

Namun tahukah kamu bagainaba manfaat dan juga cara kerjanya?

Simak artikel berikut untuk ulasan lengkapnya!

Mengenal Apa itu API

Application Programming Interface atau API adalah sebuah sistem atau mekanisme yang memungkinkan dua komponen perangkat lunak saling bertukar informasi. Melalui teknologi ini kamu bisa mengakses data, fitur aplikasi, layanan, maupun sistem operasi lain. API akan menjadi perantara untuk beberapa aplikasi agar saling terhubung. 

Teknologi ini sangat membantu dan memudahkan pengembangan program komputer. Karena, semua blok bangunan sudah siap pakai dan programmer hanya perlu menyatukan dan membuatnya menjadi sebuah sistem. Bahkan sebagai programmer, kamu bisa mix and match maupun reuse tanpa batas.

API juga dapat membantu sebuah perusahaan untuk mengolah data dan memaksimalkan fungsionalitas aplikasi yang digunakan, bahkan dengan produk atau platform lain. Sehingga aplikasi tersebut akan menjadi layanan atau produk komunikasi  antar tiap divisi dalam perusahaan tersebut

Jadi, dengan pemanfaatan teknologi yang baik, pastinya performa perusahaan akan meningkat. Tak heran produk teknologi ini selalu mengalami kenaikan pada setiap periodenya selama satu dekade terakhir, bahkan jika kamu amati hampir semua produk aplikasi ternama juga menggunakan teknologi ini.

Teknologi ini juga memiliki kemampuan lain yaitu dapat menautkan serangkaian algoritma perdagangan otomatis, kepada berbagai platform pialang perdagangan pilihan. Tentu, ini akan membantu kamu melihat deal harga terbaik secara real-time. Sehingga bukan tidak mungkin, kamu dapat membuat aplikasi mutakhir dengan API.

API adalah sebuah skema yang fleksibel dan dapat menjelaskan bagaimana komunikasi antar aplikasi dapat terwujud. Teknologi ini pada dasarnya berada antara aplikasi dan server web, serta bertindak sebagai lapisan perantara yang memproses transfer data antar sistem.

Mekanismenya adalah dengan menyediakan akses, sehingga data dapat masuk ke dalam aplikasi yang berbeda-beda. Kamu dapat mengirimkan data yang dicari tanpa memerlukan penyelidikan atau manipulasi data tambahan. Sehingga jauh lebih efisien daripada membangun sistem besar dari nol.

Cara Kerja API

Sebenarnya sistem ini bekerja setelah adanya request data dari penggunanya, melalui Uniform Resource Identifier (URI). Request sendiri biasanya harus menyertakan kata kerja permintaan, header, maupun informasi penting lainnya. 

Melalui request yang valid, API akan melakukan pemanggilan program melalui akses server pusat. Setelah server mengirimkan respons ke API, secara otomatis informasi yang kamu minta akan terkirim ke interface aplikasi maupun platform yang kamu gunakan. 

Proses transfer ini dapat berbeda, mengingat layanan web yang kamu gunakan kemungkinan tidak sama. Karena user interface memiliki tampilan yang user friendly untuk manusia, sedangkan API berperan untuk mengkoordinasi aplikasi yang kamu akses. 

Menggunakan teknologi ini akan membuat para user yang notabene bukan programmer bisa menjalankan aplikasi dengan mudah. Sistem juga menawarkan sistem keamanan melalui abstraksi fungsionalitas dari sistem ke titik akhir yang akan memisahkan aplikasi dari infrastruktur penyedia layanan. 

Pada gateway yang tersedia, sistem akan membatasi akses untuk meminimalkan ancaman keamanan. Misalnya, jika sistem tertanam dalam aplikasi pembayaran, maka pelanggan dapat memasukkan detail kartu mereka pada dashboard aplikasi. 

Saat proses pembayaran, aplikasi tersebut tidak perlu akses ke rekening bank pengguna secara langsung. Karena teknologi ini menggunakan sistem token unik untuk proses transaksi.

Jenis API yang Dapat Kamu Gunakan

Pada dasarnya, API adalah sistem yang memiliki banyak fungsi. Namun, untuk klasifikasinya sendiri, teknologi ini bisa kamu bedakan dalam beberapa jenis:

  • Open API (Publik): Teknologi penghubung kategori open source dengan protokol HTTP dan telah menetapkan titik akhir teknologi serta format permintaan juga respons
  • Partner API (Mitra): Sistem yang cocok untuk bisnis kemitraan, karena pengembang dapat mengakses teknologi dalam model swalayan.
  • Internal API (Pribadi): Menyediakan jalur atau akses pribadi ini tidak tersedia untuk pengguna di luar perusahaan. Khususnya untuk meningkatkan produktivitas dan komunikasi di berbagai tim pengembangan internal.
  • Composite API: Teknologi yang menggabungkan beberapa data atau layanan untuk mengakses beberapa titik akhir dalam satu panggilan. 

Manfaat Apa yang Bisa Kamu Dapatkan?

Secara teori, teknologi ini adalah sistem yang punya memiliki berbagai fitur dan memberikan kemudahan untuk banyak pihak. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

1. Meningkatkan Kemudahan dan Performa Sistem Kolaborasi 

API adalah mekanisme yang memungkinkan tercapainya integrasi pada masing-masing aplikasi, sehingga platform dan aplikasi dapat berkomunikasi dengan lancar satu sama lain. Melalui sistem ini, kolaborasi akan terdukung dengan optimasi alur kerja dan peningkatan performa aplikasi. 

Tanpa teknologi ini, pastinya butuh pendanaan dan pembuatan aplikasi dalam kapasitas yang besar. Hal tersebut dapat memicu banyak perusahaan menjadi kekurangan konektivitas dan terganggu produktivitas serta kinerjanya secara keseluruhan.

2. Mengurangi Beban Server 

Ketika menggunakan integrasi yang lebih optimal dan pembuatan aplikasi dengan kapasitas yang rendah, pastinya beban server bisa lebih terkondisikan. Kamu tidak perlu membangun aplikasi dari nol, karena dengan API banyak aplikasi bisa kamu hubungkan satu sama lain dengan mudah.

Teknologi ini juga akan melakukan pemanggilan program, sesuai request  dari klien. Sehingga beban akan lebih ringan, karena tidak semua tersimpan pada server yang kamu kelola.

3. Memfasilitasi Inovasi Jadi Lebih Mudah

Melalui fleksibilitas dari teknologi ini akan dapat membuka peluang untuk terkoneksi dengan mitra bisnis baru. Bahkan penawaran layanan baru ke pasar yang sudah ada. Hanya dengan menyambungkan beberapa aplikasi, inovasi perusahaan akan lebih mudah tercapai.

Proses tersebut bisa kamu sebut sebagai membangun aplikasi lintas platform. Pengguna juga memiliki wewenang penuh selama memiliki akses pada masing-masing platform. Pastinya hal ini akan membantu bisnis lebih maju, pekerjaan pegawai lebih mudah dan optimal, serta kredibilitas penyedia aplikasi lebih mumpuni.

4. Jalur Monetisasi Data yang Aman

Membuat aplikasi monetisasi pastinya jadi salah satu nilai positif bagi para pengguna maupun perusahaan. Bahkan banyak perusahaan menawarkan akses monetisasi  secara gratis, setidaknya dengan keterbatasan waktu atau penggunaan.

Selain dapat membangun audiens pengembang, hubungan dengan calon mitra bisnis juga akan semakin membaik. Namun, hal yang paling penting adalah menyediakan jalur monetisasi data yang aman bagi penggunanya.

5. Mendukung Keamanan Tambahan

Seperti yang kamu pelajari sebelumnya dari apa itu API, mekanisme ini dapat membantu menyediakan lapisan perlindungan tambahan antara data dengan server. Seorang developer dapat memilih memperkuat keamanan dengan menggunakan sistem token, tanda tangan, dan enkripsi Transport Layer Security (TLS).

Bahkan beberapa aplikasi juga menerapkan gateway khusus untuk mengelola dan mengotentikasi lalu lintas data. Sehingga manajemen aplikasi lebih terkoordinasi dengan baik dan akan berimbas pada peningkatan performa.

Sudah Paham Tentang Apa itu API?

Dari penjelasan tersebut dapat kamu simpulkan bahwa API adalah teknologi yang memiliki performa terbaik, untuk pengembangan website bisnismu.

Jadi, bagaimana? Apakah kamu sudah mulai tertarik menggunakan teknologi ini?


Temukan inspirasi lainnya tentang keuangan dan teknologi, hanya di finfini.id