Ketahui Manfaat dan Peran Inovasi Keuangan Digital di Indonesia

3 min read

inovasi keuangan digital

Saat ini, bermunculannya perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan perkembangan teknologi menandai inovasi keuangan digital Indonesia. Perusahaan-perusahaan baru tersebut ialah perusahaan rintisan atau biasa dikenal dengan sebutan startup

Pengertian startup secara lebih detail adalah suatu perusahaan yang baru berdiri atau masih dalam tahap merintis yang biasanya bergerak di bidang teknologi dan informasi. Jenis startup terbagi menjadi dua jenis, pertama yaitu e-commerce dan yang kedua ialah financial technology (fintech). 

Sinergi E-Commerce dan Fintech dalam Inovasi Keuangan Digital

Pada dasarnya, E-commerce merupakan sebuah perusahaan yang mewadahi penyediaan platform jual beli online. Sementara, istilah fintech lebih berpusat pada perusahaan yang melakukan inovasi keuangan digital dengan memanfaatkan teknologi yang modern.

Secara umum, e-commerce dan fintech memang saling berkesinambungan antar satu sama lain. E-commerce sebagai platform jual belinya, sedangkan fintech merupakan suatu wadah untuk membantu proses jual beli agar bisa dijangkau oleh masyarakat luas. 

Melalui fintech, kini proses pembayaran bisa menjadi lebih mudah karena banyaknya terobosan-terobosan baru guna melayani perusahaan maupun individu. Jadi, fintech merupakan salah satu alternatif dalam menghadirkan pilihan bagi masyarakat dalam mengakses layanan jasa keuangan secara lebih praktis, efisien, dan nyaman.

Ternyata, keberadaan fintech sendiri sangat memengaruhi gaya hidup masyarakat ekonomi pada era sekarang ini. Perpaduan antara efektivitas dan kepraktisan dari pemanfaatan teknologi canggih telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Manfaat Fintech dalam Inovasi Keuangan Digital 

Setelah mengetahui perbedaan antara startup dan fintech, kini masuk pada pembahasan seputar fintech yang kerap menghadirkan inovasi digital layanan finansial.

Terdapat beberapa manfaat dari adanya fintech di lingkungan masyarakat. Mulai dari dapat membantu perkembangan baru di bidang teknologi yang kini semakin marak hingga dapat membantu memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pertumbuhan ekonomi tersebut juga mendatangkan keuntungan lain yaitu peningkatan kualitas hidup masyarakat. Apalagi, layanan fintech dapat merangkul seluruh masyarakat yang tidak terjangkau oleh perbankan konvensional. Selain itu, fintech juga turut berkontribusi dalam peningkatan ekonomi secara makro. 

Kelebihan fintech secara tidak langsung juga bisa meningkatkan penjualan elektronik. Bahkan, manfaat yang paling bisa dinikmati oleh masyarakat adalah penurunan bunga pinjaman.

Dari tahun ke tahun, perkembangan pengguna fintech juga terus mengalami peningkatan. 

Bersumber pada World Bank, pengguna fintech hanya sekitar 7% pada tahun 2007, lalu naik menjadi 36% pada 2014. Kemudian, pada tahun 2017 menginjak angka 78% dengan total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp202,77 triliun! 

Tentu saja peningkatan jumlah pengguna tersebut bisa terjadi lantaran adanya inovasi keuangan digital. Lagipula, masyarakat juga sangat membutuhkan inovasi digital layanan finansial

Menurut laporan yang dirangkum oleh Statista, hampir semua bentuk layanan keuangan di Asia Tenggara nilai transaksinya terus meningkat dari tahun ke tahun. 

Terlebih untuk layanan digital yang selama ini telah digunakan oleh nasabah melalui aplikasi maupun situs website. Deretan inovasi digital layanan finansial ini juga diprediksi akan terus berkembang kedepannya, baik dari segi produknya maupun dari sisi aksesnya.

Menurut catatan Jahani & Associate, para investor telah memberikan pendanaan hingga $17,28 miliar untuk inovator fintech di Asia Tenggara melalui 411 transaksi pendanaan. Lalu, berdasarkan laporan dari DSInnovate, 3 tahun ke belakang startup fintech Indonesia menjadi yang paling banyak mendapatkan dana dari para investor.

Peran Teknologi dalam Inovasi Keuangan Digital

Pada akhirnya, kini teknologi yang mengusung bisnis finansial telah diterima baik oleh banyak pihak, termasuk masyarakat dan regulator. Selain itu, masyarakat pengguna berbagai aplikasi fintech yang ada saat ini juga merasa terbantu dengan hadirnya layanan e-wallet, fintech lending, paylater, wealthtech app, hingga insurance tech.

Bahkan aplikasi-aplikasi tersebut kini telah menjadi suatu bagian penting bagi masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk dalam mendukung kegiatan produktivitasnya. 

Dari sisi regulator sendiri, mereka juga berusaha untuk bisa relevan dan mengakomodasi perkembangan dari inovasi keuangan digital yang ada di market saat ini. 

Selain memberikan regulasi untuk layanan yang sudah ada (seperti e-money, fintech lending, crowdfunding, dll), otoritas kini juga memiliki suatu regulatory sandbox. Dari sandbox tersebut, nantinya akan menghasilkan putusan terkait urgensi model bisnis tertentu agar segera tercipta regulasi resminya.

Di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah untuk memonitor berbagai inovasi fintech. Melalui POJK No13/POJK.02/2018, mereka melakukan inisiasi inovasi keuangan digital sebagai regulatory sandbox

Hingga akhir tahun 2021, terdapat beberapa model bisnis baru terkait layanan keuangan, yakni meliputi funding agent, insurtech, aggregator, credit scoring, hingga wealthtech.

Salah satu model bisnis inovasi digital layanan finansial yang cukup signifikan pemanfaatanya adalah credit scoring. Jenis layanan finansial tersebut adalah lembaga yang mengelola data selain data kredit dengan memanfaatkan algoritma tertentu. 

Hal ini akan menghasilkan nilai yang menunjukkan kelayakan seseorang dalam menerima layanan di bidang keuangan.

Layanan credit scoring sangat bermanfaat untuk pelaku industri keuangan yang memiliki fasilitas seperti produk pinjaman, pembiayaan, hingga kredit. Termasuk bank, multifinance, fintech lending, paylater, dan lain-lain.

Mengenal Konsep “Open Finance” di Inovasi Keuangan Digital

Dari berbagai inovasi digital layanan finansial yang sudah berkembang pada saat ini, ada satu konsep yang digadang-gadang mampu meningkatkan kualitas pelayanan tersebut. Konsep tersebut bernama open finance.

Open finance merupakan suatu proses pemisahan data dan layanan finansial untuk memungkinkan perusahaan dan konsumen agar dapat memanfaatkan data mereka secara aman. Selain itu, juga dapat memungkinkan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait jejak finansial individu. 

Melalui pertukaran informasi secara terbuka, perusahaan fintech dapat mengukur dengan lebih baik situasi finansial konsumen dengan menganalisis data kredit dan pendapatan mereka.

Hal ini memungkinkan suatu perusahaan keuangan menawarkan solusi yang sangat personal untuk disesuaikan dengan kebutuhan finansial konsumen. Tentunya dengan ini dapat memberikan konsumen akses ke produk finansial yang sebelumnya tidak dapat mereka akses tanpa adanya open finance.

Nah, dengan meningkatnya transparansi antara produk finansial seperti premi asuransi dan pinjaman kredit, konsumen dapat membandingkan harga dan fitur produk yang serupa dengan lebih mudah. Alhasil, konsep open finance menjadi terasa lebih adil untuk konsumen.

Bagaimana Open Finance Menguntungkan Fintech?

Melalui open finance yang memfasilitasi keterbukaan data finansial, perusahaan dapat menawarkan proses pendaftaran secara online maupun digital kepada setiap calon pelanggan. Hal ini tentunya dapat mengurangi perselisihan dan meningkatkan customer experience menjadi lebih baik.

Selain itu, open finance dapat membantu para perusahaan fintech untuk meminimalisir biaya operasional dan risiko. Perusahaan juga dapat lebih memahami posisi finansial pengguna untuk menghasilkan skor kredit yang lebih baik dengan mengakses data finansial pengguna seperti tingkat pendapatan dan riwayat kredit.

Open finance juga memungkinkan adanya proses eKYC (electronic know your customer). Melalui eKYC ini, para perusahaan fintech tersebut dapat mengidentifikasi pelanggannya secara digital untuk memudahkan proses verifikasi dan tentunya meminimalisir penipuan. 

Selain itu, eKYC juga dapat meningkatkan akses ke data pengguna untuk mengembangkan layanan dan menawarkan solusi untuk konsumen.

Sudah Lebih Paham dengan Inovasi Keuangan Digital Masa Kini?

Itulah penjelasan mengenai fenomena dari inovasi keuangan digital di Indonesia. Semoga bisa menambah wawasanmu, ya!


Temukan berbagai informasi seputar keuangan dan teknologi hanya di Finfini.